Pernah dengar cerita yang menggambarkan kalau suporter fanatik sepakbola tiba-tiba beralih “profesi” menjadi suporter dadakan olahraga lain seperti bulu tangkis? Apakah kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya tidak? apakah di negara lain juga pemandangan seperti ini pernah terjadi? Saya juga tidak tahu.
Di piala Thomas dan Uber Cup 2008 kejadian seperti ini sungguh terjadi. Tepatnya babak penyisihan grup hari Minggu kemarin (12/5/2008) sekelompok suporter yang berada di tribun atas jadi perhatian suporter lainnya, begitu juga dengan media. Apa pasal? wah tenyata para suporter ini bukan “suporter biasa” mereka adalah suporter sepakbola yang mendadak jadi suporter tim Thomas dan Uber Indonesia. (more…)
Kejuaraan bulu tangkis dunia Thomas & Uber cup 2008 akhirnya dimulai juga, Indonesia sebagai tuan rumah sangat antusias menyambut kejuaraan beregu bergengsi ini termasuk juga para masyarakat sangat senang menyambutnya baik kapasitasnya sebagai fans, penonton biasa, partisipan atau sebagai pencari hiburan “murah” namun berkualitas. Saya bilang murah karena harga tiket untuk babak penyisihannya cuma Rp. 20.000,- sementara nontonnya sampai puas, 1 tiket berlaku seharian untuk semua pertandingan mulai dari jam 8 pagi sampai malam. Jadi semua partai bisa ditonton hanya dengan 1 tiket. Walaupun murah tetapi tidak murahan bahkan berkualitas karena olahraga ini benar-benar menghibur dengan tontonan menarik dari alet-atlet profesional dibidangnya. (more…)